Sabtu, 30 September 2017

Pertunjukan Seni Musik

Pertunjukan Seni Musik

Pertunjukan seni musik adalah pengungkapan ekspresi secara fisik pada musik. Biasanya, setiap pertunjukan seni musik akan disiapkan dengan terstruktur dan terencana. Namun, kerap kali setiap pertunjukan dimulai, rencana dapat berubah. Karena sebuah pertunjukan dapat diimprovisasikan. Musisi akan sesekali menambahkan improvisasi untuk membuat pertunjukan yang unik dan menarik.

1. Budaya Pertunjukan Seni Musik
Banyak budaya yang berisi tradisi kuat dalam pertunjukan maupun solo, seperti pada musik klasik India dan tradisi seni musik barat. Pada budaya lain, seperti di Bali, terdapat tradisi pertunjukan berkelompok yang kuat. Pertunjukan dapat berupa pemain solo yang menggunakan improvisasi untuk kesenangan pribadi sampai yang sangat terencana dan teratur seperti pada musik klasik modern, upacara keagamaan, festival musik, atau kompetisi musik.

2. Bentuk Pertunjukan Seni Musik
Pertunjukan seni musik memiliki beberapa bentuk atau cara penyajiannya. Ada yang disajikan oleh seorang musisi, dengan beberapa musisi, orkestra yang dihadiri banyak orang, dan penyajian dengan musik elektrik. Semua pertunjukan seni musik dilakukan dengan sangat formal. Penonton diharapkan untuk tenang dan tidak ribut. Namun, banyak penyajian musik elektrik yang dilakukan secara tidak formal. Seperti pada konser-konser di ruang publik dimana penonton bebas teriak, menari, atau ikut menyanyi.

3. Persiapan Pertunjukan Seni Musik

Sebuah pertunjukan seni musik terutama yang akan dipertontonkan oleh orang banyak, harus dilaksanakan dengan baik dan sempurna. Ada beberapa rangkaian kegiatan yang terorganisasi untuk mempersiapkan sebuah pertunjukan seni musik. Hal yang harus diperhatikan adalah kemampuan teknis, kemampuan berkomunikasi dengan penonton (secara verbal maupun dengan musik), cara bersikap saat tampil, mengatasi rasa gugup ketika tampil, dll. Hal ini tentu membutuhkan latihan secara tekun.

Pendidikan Seni Musik

Pendidikan Seni Musik

Pendidikan seni musik bertujuan untuk memberi kesempatan kepada peserta didik untuk berekspresi, berapresiasi, berkreasi, membentuk harmoni, dan menciptakan keindahan. Dengan demikian, mereka dapat membekali diri dengan pengetahuan, keterampilan, dan perilaku yang dapat mereka gunakan untuk membantu memecahkan permasalah hidup sehari-hari. Pendidikan seni musik juga dapat mengembangkan kepribadiannya.

1. Pendidikan Seni Musik dan Sikap Toleransi
Pendidikan seni musik diharapkan mampu memfasilitasi dan mengakomodir keberagaman masing-masing individu peserta didik maupun keragaman budaya masing-masing daerah, serta budaya nasional dalam rangka menyikapi arus globalisasi. Pendidik dapat membentuk kelompok dalam performan terhadap lagu daerah, sehingga akan membantu peserta didik untuk berinteraksi, berkomunikasi, dan menumbuhkan sikap toleransi sesama mereka. Strategi ini dapat memberikan pengalaman dan kesadaran, serta kepedulian peserta didik akan keberagaman kultur, dan akhirnya akan mengurangi prasangka terhadap etnis sesama peserta didik atau etnis kelompok lain. Sehingga dengan pengurangan prasangka justru akan menumbuhkan sikap terbuka dan terjalinnya kerjasama, serta iklim kultur yang positif.

2. Pendidikan Seni Musik untuk Mengembangkan Kreativitas

Pendidikan seni musik dapat merangsang peserta didik untuk berkreativitas. Yaitu kreatif dalam berkreasi dengan berbagai alat musik atau suara vokal yang dimiliki. Aktivitas-aktivitas demikian tidak hanya membentuk kreativitas di bidang seni musik saja, tetapi dapat mengembangkan pola pikir kreatif yang sangat berguna untuk menjalani hidup di masa depan.

Kamis, 28 September 2017

Macam Macam Musik

Macam Macam Musik

1. Musik Pop
Nama musik Pop diambil dari kata “Populer" dan merupakan genre musik yang paling easy listening. Jenis musik ini bermula pada tahun 1918 dan mulai diterima di Amerika Serikat pada tahun 1920.
Seniman yang memperkenalkan istilah Pop adalah Lawrence Alloway, seorang pengamat seni rupa yang terinspirasi dari gerakan seni rupa di Amerika dan Inggris.

Di masa awalnya musik pop hanyalah pengiring tarian tango yang bernada minor dan melankolis. Hingga sampai tahun 1940 musik Pop menjadi salah satu jenis seni musik yang digemari di seluruh dunia dengan irama seperti Rhumba, Samba, Salsa, Conga, Mambo dan yang lainnya.

Namun dalam perkembangannya Musik Pop sering tumpang tindih dengan genre lain, karena banyak musisi Pop dimasukkan ke kategori rock, hiphop, country dan lain sebagainya.

2. Musik Rock
Lahirnya musik Rock berawal dari kombinasi dari genre musik rhythm dan blues, country, jazz, musik klasik termasuk musik rakyat (folk music). Jenis musik ini mulai dikenal secara umum pada pertengahan tahun 1950an.

Rock mempunyai ciri khas yang didominasi oleh vokal, gitar, drum, keyboard maupun synthesizer. Dalam beberapa dekade saja genre musik ini sudah menelurkan sub-genre baru seperti soft rock, glam rock, hard rock, progressive rock, punk rock dan alternative rock.


Dalam perkembangannya hingga tersebar ke seluruh dunia musik Rock juga melahirkan beberapa band yang bisa dibilang legendaris seperti The Beatles, Dream Theater dan lainnya.

3. Musik Reggae
Musik Reggae mempunyai ciri khas dengan ritme backbeat dan progresif kord sederhana. Genre musik ini berasal dari Jamaika dan mirip dengan gaya musik ska dan rocksteady. Walaupun unsur utama Reggae dari ska dan rocksteady, salah satu jenis musik ini juga mengadopsi jazz, R&B dan Jamaican mento.

Amerika Serikat dan Jamaika mengakui Reggae sebagai aliran musik tersendiri pada tahun 1960an. Dahulu musik reggae sering dianggap dengan jiwa muda, rude boys atau anak laki-laki kasar dan pemberontakan.

Dan kita semua tahu, genre musik ini melahirkan beberapa musisi hebat seperti Bob Marley, Prince Buster, Desmond Dekker dan Jackie Mittoo sebagai legendanya meskipun sebetulnya masih banyak lagi yang lain.


4. Musik K-pop
K-Pop merupakan kepanjangan dari Korean Pop atau musik pop Korea. KPop merupakan salah satu aliran musik populer yang berasal dari negara Korea Selatan. Di era musik modern ini, musik K-Pop menjadi salah satu jenis musik terpopuler dan menjadi favorit tidak hanya bagi masyarakat pecinta musik di Korea, namun juga di seluruh dunia termasuk di Indonesia. Demam musik Korea memang menyebar dengan cepat di industri musik internasional. Musik pop khas Korea memang memiliki beberapa ciri khas unik yang tidak dimiliki jenis musik lain

5. Musik Dangdut
Dangdut adalah musik yang berasal dari Indonesia. Dangdut memiliki nuansa India dan Melayu. Biasanya genre musik dangdut menggunakan alat musik tradisional dalam setiap pentasnya.


Pada awalnya Dangdut hanya dinikmati oleh masyarakat menengah ke bawah. Namun, seiring waktu genre musik ini sudah mulai dinikmati oleh semua kalangan dan mulai menyebar ke seluruh dunia. Contoh musisi yang tenar adalah Roma Irama dan A Rafiq.

6. Musik Jazz
Jazz merupakan salah satu jenis musik yang lahir di Amerika sekitar awal abad ke 20. Genre musik ini adalah improvisasi dari berbagai jenis musik, seperti ragtime, blues, brass band, musik tradisional Eropa dan musik tradisional Afrika.


Instrument yang biasa dipakai dalam musik Jazz adalah biola, piano, saksofon, bass, drum, gitar, trombone dan terompet. Perkembangan musik Jazz bisa dibilang menakjubkan, dari yang awalnya dihina bertransformasi ke dalam musik kelas atas.

7. Musik R&B
R&B/RnB (Singkatan dari Rhythm and Blues) yaitu genre musik popular yang mencampurkan jazz, gospel, serta blues, aliran style ini pertama kali di perkenalkan oleh pemusik Afrika-Amerika. Istilah ini pertama kali difungsikan juga sebagai arti pemasaran dalam musik di Amerika Serikat pada th. 1947 oleh Jerry Wexler yang bekerja pada majalah Billboard. 

Istilah ini RnB mengambil alih arti musik ras serta category Billboard Harlem Hit Parade pada Juni 1949. 2 Th. 1948, RCA Victor pasarkan musik kulit hitam dengan nama Blues and Rhythm. Frasa itu di balik oleh Wexler di Atlantic Records, sebagai perusahaan rekaman yang memimpin bagian R&B pada tahun-tahun awal. Serta saat ini aliran style RnB ini paling disukai di semua dunia .

8. Musik Hip Hop
Hiphop merupakan salah satu genre musik yang terdiri dari perpaduan rapping, DJing, Breakdance dan Graffiti. Hiphop mulai ada sekitar tahun 1970an yang dipelopori oleh kalangan Afro-Amerika dan Amerika Latin.

Awalnya Hiphop hanyalah musik dari Disk Jockey yang membuat variasi dengan memutar disk sehingga menciptakan bunyi yang unik. Kemudian Rapping masuk untuk menghiasi vokal dari bunyi-bunyi tersebut. Sedangkan untuk koreografinya diisi dengan tarian patah-patah yang biasa disebut breakdance.


Seperti genre musik yang lain, Hiphop juga memiliki era dan melahirkan musisi dalam perkembangannya. Diantara musisi Hiphop yang terkenal ialah Nate Dogg, Snoop Dogg dan Ludacris.

9. Musik Blues
Blues adalah sebuah aliran instrumental dan musik vokal yang berasal dari penduduk Afro-Amerika. Nama Blues sendiri tercipta dari konotasi perasaan frustasi dan melankolis. Selain itu, musik ini juga terlahir dari musik-musik pujian dan spiritual yang muncul dari kalangan bekas budak-budak Afrika yang tinggal di Amerika.

10. Musik Country
Musik Country merupakan kombinasi dari unsur-unsur musik Amerika Serikat bagian selatan, lebih tepatnya di daerah pegunungan Appalachia. Musik ini lahir dari lagu penduduk Amerika Utara dengan aransemen musik Kelt dan genre Gospel.

Genre musik ini mulai menyebar luas ketika pada abad 19 banyak orang yang berimigrasi dari Irlandia, Inggris, Jerman, Spanyol dan Italia menuju Texas. Disana mereka bertemu dengan orang Meksiko-Amerika. Karena Texas mempunyai padang rumput yang subur sehingga para imigran tersebut banyak yang menjadi penggembala sapi, sampai akhirnya membuat Texas dijuluki kota Cowboy.

Waktu demi waktu musik Country mulai diterima di Amerika Serikat hingga akhirnya menyebar ke seluruh dunia.



Minggu, 24 September 2017

Contoh Genre Musik


Contoh Genre Musik

1. Musik Pop

2. Musik Rock
Contoh: Kotak - Rock Never Dies

3. Musik Reggae
Contoh: Bob Marley- is this love

4. Musik K-pop
Contoh: Girls Generation- Gee

5. Musik Dangdut
Contoh: Via Vallen- Sayang

6. Musik Jazz
Contoh: Rizky Febian - Penantian Berharga

7. Musik R&B
Contoh: Eminem - Not Afraid

8.Musik Hip Hop
Contoh: Pitbull - Hotel Room Service

9. Musik Blues
Contoh: The Rolling Stone - I Got The Blues

10. Musik Country
Contoh: Iwan Fals - Bongkar

Macam Macam Alat Musik

Macam Macam Alat Musik

1. Gitar

Gitar merupakan alat musik petik yang paling terkenal. Hampir negara di seluruh dunia mengenal alat musik ini.Pada umumnya badan & leher gitar terbuat dari bahan kayu dan memiliki 6 dawai untuk dipetik. Untuk mendapatkan nada yang indah, cara memainkannya tidak hanya dipetik namun juga dapat digenjreng menggunakan jari.
Terdapat 144 chord pada gitar yang harus digunakan sesuai kebutuhan untuk mendapatkan bunyi atau nada yang sesuai. Gitar sendiri dibagi menjadi dua macam, yaitu gitar akustik dan gitar elektrik.
Keduanya memiliki perbedaan yang mencolok dibagian bunyi yang dihasilkan, ukuran, teknologi yang digunakan hingga harga atau rupiah yang dibutuhkan untuk mendapatkan keduanya.
Untuk dapat memainkan gitar terlebih dahulu kita harus mengetahui kunci nada yang ada pada gitar setelah mengetahui bagian-bagian alat musik ini tentunya. Lima jari tangan kanan ditempatkan pada bagian leher dan tangan yang lain pada bagian badan untuk memetik dawai. atau pun dapat sebaliknya jika pemain kidal.
2. Piano
Piano adalah alat musik yang dimainkan dengan cara menghimpit tuts piano dengan jari-jari tangan. Bentuk dan manfaat piano lebih mirip dengan keyboard. Tetapi ukuran piano lebih besar dari keyboard dan memiliki tuts yang lebih banyak.
















3. Keyboard


Keyboard adalah alat musik yang cara mainnya mirip seperti piano, bedanya keyboard bisa memainkan berbagai jenis nada alat musik , seperti trompet, suling, gitar, biola hingga nada perkusi. Hanya dengan satu keyboard kita bisa membuat satu musik yang bagus untuk didengar dengan cara menggabungkan bermacam-macam nada alat musik yang terdapat didalamnya.






4. Drum

Drum adalah alat musik perkusi yang sangat vital di berbagai permainan musik, karena musik drum adalah satu inti yang memastikan ketukan atau kecepatan tempo permainan. Oleh karena itu tak salah bila drum sering disebut sebagai jantung dari permainan musik.





5. Biola
Piano adalah alat musik dawai yang dimainkan dengan cara digesek. Biola memiliki 4 buah senar dengan kunci G-D-A-E yang disetel semanya dengan interval prima ke lima. Suara terendah dari biola yaitu G. Di dalam bahasa Indonesia orang yang memainkan biola sering disebut dengan pebiola serta violinist dalam bahasa Inggris.










6. Saxophone


Saxophone adalah keluarga alat musik tiup logam yang jangkauan suara serta kekuatan berekspresinya yang besar. Alat musik ini Di ciptakan oleh Adolphsax pada th. 1846. Saxophone sering dimainkan untuk musik dengan aliran jazz dan untuk acara pesta.







7. Harmonika
Harmonika merupakan salah satu jenis alat musik tiup modern yang sudah digunakan beribu-ribu tahun yang lalu jika bisa dikisarkan sekitar 500 tahun yang silam alat musik harmonika ini sudah dipakai. Alat ini pertama kali ditemukan dan digunakan yaitu di Cina yang dahulu nama alat musik ini diberi nama Sheng.


Harmonika adalah salah satu jenis alat musik yang paling mudah untuk dapat dimainkan untuk semua orang. Harmonika memiliki ukuran yang kecil dan umumnya terbuat dari logam pada salah satu sisinya terdapat lubang-lubang tempat yang nantinya mengeluarkan suara. Cara memainkan alat musik ini cukup dengan hanya meniupkannya saja pada bagian-bagian lubang yang tersedia akan terdengar alunan suara yang merdu.

8. Pianika
Pianika merupakan alat musik yang paling sering digunakan untuk dimainkan para siswa sekolahan. Alat musik pianika memiliki banyak fungsi yang dapat digunakan untuk berbagai macam acara atau pentas seni sebagainya. Pianika termasuk dalam salah satu alat musik yang penggunaannya cukup mudah. Pianika dimainkan dengan cara meniupkan saluran atau selang yang berfungsi untuk mengisi angin agar ketika menekan papan tusts nya bisa menghasilkan bunyi dan suara yang merdu.




9. Terompet
Terompet merupakan keluarga alat musik modern tiup yang terbuat dari logam. Terompet hanya memiliki tiga tombol, cara menentukan nadanya dengan mengatur udara yang lewat dengan menekan secara teratur dan tidak sembarangan.

Untuk bermain alat musik ini kita harus memiliki napas yang panjang dan kuat. Jadi untuk kamu yang mau menekuni alat musik ini disarankan untuk tidak merokok dan rajin berolahraga seperti jogging di pagi hari, berenang dan lainnya.

10. Ukulele


Sepintas, alat musik ini mirip sekali dengan gitar. Namun sebenernya ukulele memiliki ukuran yang lebih kecil dibandingkan dengan gitar. alat musik ini menjadi instrumen utama dalam musik keroncong. Ukulele merupakan alat musik tradisional yang berasal dari Hawaii.

Ukulele memiliki berbagai ukuran. Pada umumnya ada empat jenis yaitu Soprano (21 Inchi), concert (23 Inchi), Tenor (26 Inchi) dan Baritone (30 Inchi).

Sejarah Musik

Sejarah Musik

1. Pengertian Seni Musik
Seni adalah kemampuan membuat sesuatu dalam hubungannya dengan upaya mencapai suatu tujuan yang telah ditentukan oleh gagasan tertentu. Sedangkan musik adalah suara yang disusun sedemikian rupa sehingga mengandung irama, lagu, dan keharmonisan. Jadi, bisa disimpulkan bahwa seni musik adalah sarana ekspresi seorang seniman yang menggunakan suara yang disusun sedemikian rupa baik dengan menggunakan alat musik maupun suara vokal.

1.1. Etimologi Musik

Etimologi kata “musik” berasal dari bahasa Inggris music. Sedangkan kata “music” berasal dari bahasa Yunani mousikê. Kata tersebut digunakan untuk merujuk kepada semua seni yang dipimpin oleh Muses. Namun, kebanyakan seni yang dipimpin oleh Muses berupa seni musik dan puisi. Kemudian di Roma, kata ars musica digunakan untuk mengistilahkan puisi yang menggunakan instrumen musik.

2. Sejarah Seni Musik
Musik sudah ada sejak zaman dimana manusia pertama kali hadir. Perkembangan seni musik sangat pesat dikarenakan banyaknya penemuan-penemuan baru terutama di bidang kebudayaan. Hal ini membuat sejarah seni musik harus dibagi menjadi beberapa zaman untuk mempermudah mengetahui perkembangan seni musik. Sejarah seni musik dapat dibagi menjadi enam zaman. Yaitu zaman prasejarah, abad pertengahan, zaman Barok dan Rokoko, zaman klasik, zaman romantik, dan zaman modern.

2.1. Musik Zaman Prasejarah

Musik sudah dikenal sejak kehadiran manusia Homo sapiens yaitu sekitar 180.000 hingga 100.000 tahun yang lalu. Tidak ada yang mengetahui siapa manusia yang pertama kali mengenal seni musik. Alat musik yang tertua adalah flute yang dibuat dari tulang yang telah dilubangi. Biasanya berasal dari tulang paha beruang. Flute tersebut diduga dibuat pada 40.000 tahun yang lalu. Koleksi alat musik zaman purba paling banyak ditemukan di Cina yang berasal dari tahun 7000 sampai 6600 sebelum masehi. Prasasti yang berisi lagu Hurrian yang bertanggal 1400 SM merupakan notasi musik tertua yang pernah dicatat.

2.2. Musik Abad Pertengahan

Pada abad pertengahan (476-1572 M) seni musik kebanyakan digunakan untuk kepentingan kegiatan agama Kristen. Namun, setelah adanya berbagai penemuan-penemuan baru dalam segala bidang, fungsi musik juga berkembang tidak hanya untuk kegiatan agama. Pada zaman renaisance (1500-1600) muncul musik percintaan dan keperwiraan. Pada zaman ini musik Gereja mengalami kemunduran. Alat musik piano dan organ juga ditemukan pada zaman ini. Komposer yang hidup pada zaman ini adalah Léonin, Pérotin, dan Guillaume de Machaut.

2.3. Musik Zaman Barok dan Rokoko

Pada zaman Barok dan Rokoko (1600-1750) penggunaan ornamentik (hiasan musik) makin marah. Namun, pada musik Barok penggunaannya dilakukan secara spontan sedangkan pada musik Rokoko penggunaannya dicatat dan diatur. Tokoh seni musik terkenal pada zaman ini adalah Johan Sebastian Bach. Beliau adalah pencipta musik koral untuk khotbah Gereja dan pencipta lagu-lagu instrumental. Sayangnya pada akhir masa hidupnya Sebastian Bach buta dan meninggal di Leipzig.

2.4. Musik Zaman Klasik

Setelah zaman Barok dan Rokoko berakhir, zaman klasik (1750-1820) muncul. Pada zaman ini, penggunaan dinamika menjadi semakin lembut, perubahan tempo dengan accelerando (semakin cepat) dan ritarteando (semakin lembut), dan pemakaian ornamentik dibatasi. Komposer terkenal di zaman klasik adalah Johann Christian Bach, Joseph Haydn, Wolfgang Amadeus Mozart, dan Ludwig van Beethoven.

2.5. Musik Zaman Romantik

Musik pada zaman romantik (1810-1900) sangat mementingkan perasaan yang subjektif. Musik mulai digunakan untuk mengungkapkan perasaan. Maka dari itu, penggunaan dinamika dan tempo makin banyak dipakai. Opera dan balet berkembang pada zaman ini. Komposer yang terkenal pada zaman ini adalah Ludwig van Beethoven dan Franz Schubert. Pada akhir zaman romantik, orkestra berkembangan sangat dramatis dan menjadi budaya kaum urban. Tumbuh juga aneka keragaman teater musik yang baru seperti operet, musik komedi, dan berbagai bentuk teater musikal lainnya.

2.6. Musik Zaman Modern

Pada abad ke-20, penemuan radio menjadi cara baru untuk mendengarkan musik. Musik pada zaman modern lebih berfokus pada ritme, gaya, dan suara. Namun musik pada zaman ini tidak mengakui adanya hukum dan peraturan. Penemuan perekam suara dan alat untuk mengedit musik memberikan genre baru pada musik klasik. Dengan demikian, orang-orang semakin bebas mengungkapkan ekspresinya lewat musik.