Pertunjukan Seni Musik
Pertunjukan seni musik adalah
pengungkapan ekspresi secara fisik pada musik. Biasanya, setiap pertunjukan
seni musik akan disiapkan dengan terstruktur dan terencana. Namun, kerap kali
setiap pertunjukan dimulai, rencana dapat berubah. Karena sebuah pertunjukan
dapat diimprovisasikan. Musisi akan sesekali menambahkan improvisasi untuk
membuat pertunjukan yang unik dan menarik.
1. Budaya Pertunjukan Seni Musik
Banyak budaya yang berisi tradisi
kuat dalam pertunjukan maupun solo, seperti pada musik klasik India dan tradisi
seni musik barat. Pada budaya lain, seperti di Bali, terdapat tradisi
pertunjukan berkelompok yang kuat. Pertunjukan dapat berupa pemain solo yang
menggunakan improvisasi untuk kesenangan pribadi sampai yang sangat terencana dan
teratur seperti pada musik klasik modern, upacara keagamaan, festival musik,
atau kompetisi musik.
2. Bentuk Pertunjukan Seni Musik
Pertunjukan seni musik memiliki
beberapa bentuk atau cara penyajiannya. Ada yang disajikan oleh seorang musisi,
dengan beberapa musisi, orkestra yang dihadiri banyak orang, dan penyajian
dengan musik elektrik. Semua pertunjukan seni musik dilakukan dengan sangat
formal. Penonton diharapkan untuk tenang dan tidak ribut. Namun, banyak
penyajian musik elektrik yang dilakukan secara tidak formal. Seperti pada
konser-konser di ruang publik dimana penonton bebas teriak, menari, atau ikut
menyanyi.
3. Persiapan Pertunjukan Seni Musik
Sebuah pertunjukan seni musik
terutama yang akan dipertontonkan oleh orang banyak, harus dilaksanakan dengan
baik dan sempurna. Ada beberapa rangkaian kegiatan yang terorganisasi untuk
mempersiapkan sebuah pertunjukan seni musik. Hal yang harus diperhatikan adalah
kemampuan teknis, kemampuan berkomunikasi dengan penonton (secara verbal maupun
dengan musik), cara bersikap saat tampil, mengatasi rasa gugup ketika tampil,
dll. Hal ini tentu membutuhkan latihan secara tekun.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar